Hallo Sobat authenticpublishing.id! Bagi Anda yang ingin mencari Mengenal DOI Digital Object Identifier pada Jurnal Ilmiah, Yuk Anda bisa simak pembahasannya sebagai berikut.

Di era digital, keberadaan adanya informasi yang akurat, terverifikasi, dan mudah untuk diakses sangat penting, terutama dalam bentuk bidang akademik dan penelitian Salah satu sistem yang dapat mendukung hal ini adalah DOI (Digital Object Identifier).

Apa Itu DOI?

Apa Itu DOI

DOI atau Digital Object Identifier adalah salah satu serangkaian karakter alfanumerik unik yang dapat diberikan untuk mengindentifikasi adanya konten digital dengan secara permanen, termasuk artikel jurnal ilmiah.

DOI juga dapat memudahkan adanya peneliti, akademisi, dan pembaca untuk dapat menemukan, mengakses, dan mengutip sebuah dokumen dengan secara tepat meskipun lokasi atau alamat web dokumen tersebut berubah.

Contoh DOI: 10.1016/j.scitotenv.2023.162902

Fungsi dan Manfaat DOI dalam Dunia Akademik

Fungsi dan Manfaat DOI dalam Dunia Akademik

1. Identifikasi Unik dan Permanen

    DOI sudah memberikan adanya identifikasi unik terhadap setiap artikel, sehingga menghindari duplikasi dan ambiguitas.

    2. Kemudahan Akses

      Artikel yang memiliki DOI bisa langsung diakses melalui situs seperti https://doi.org. Misalnya, untuk mengakses DOI di atas, cukup buka:
      https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.162902

      3. Standarisasi Sitasi

        Dalam penulisan referensi ilmiah, DOI menjadi standar internasional. Banyak gaya sitasi seperti APA, MLA, dan Chicago sudah mewajibkan atau menyarankan mencantumkan DOI.

        4. Pelacakan dan Indeksasi

          DOI memungkinkan sistem seperti Crossref dan Scopus untuk melacak jumlah kutipan, statistik penggunaan, dan integrasi metadata.

          Baca Juga: Manfaat DOI Digital Object Identifier

          Struktur DOI

          Struktur DOI

          DOI yang biasanya sudah terdiri ada dua bagian utama yang sudah dapat dipisahkan oleh garis miring (/):

          • Prefix (10.xxxx): Menunjukkan lembaga atau penerbit yang mendaftarkan DOI.
          • Suffix: Menunjukkan dokumen tertentu dan ditentukan oleh penerbit.

          Contoh: 10.1000/xyz123

          10.1000 = prefix (penerbit)

          xyz123 = suffix (artikel)

          Cara Menemukan DOI pada Artikel Jurnal

          Cara Menemukan DOI pada Artikel Jurnal

          DOI yang biasanya yang tertera di halaman pertama artikel, baik dalam bentuk versi cetak maupun digital. Selain itu, Anda juga akan dapat mencarinya dengan melalui:

          • Situs penerbit jurnal
          • Database ilmiah seperti Scopus, PubMed, Google Scholar
          • Layanan pencarian DOI seperti Crossref: https://www.crossref.org

          Cara Mengatasi Artikel dengan DOI

          cara mengatasi artikel dengan doi

          Contoh kutipan APA 7th edition dengan DOI:

          Rahman, A., & Sari, D. (2023). The impact of urbanization on air quality. Environmental Research, 217, 112345. https://doi.org/10.1016/j.envres.2023.112345

          Akhir Kata

          Mungkin itu saja yang bisa dapat kami sampaikan tentang mengenai Apa Itu Mengenal DOI Digital Object Identifier pada Jurnal Ilmiah. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua dan terimakasih.

          0 CommentsClose Comments

          Leave a comment

          Intention © Copyright 2026. All Rights Reserved.