Hallo Sobat authenticpublishing.id! Bagi Anda yang ingin mencari Apakah DOI Wajib dalam Publikasi Jurnal, Yuk Anda bisa simak pembahasannya sebagai berikut.
Dalam bentuk dunia akademik, publikasi jurnal ilmiah yang merupakan salah satu sarana utama dalam bentuk menyebarkan hasil dari penelitian.
Namun, apakah penggunaan DOI ini sudah bersifat wajib? Artikel ini akan sedikit membahas fungsi DOI, keuntungannya, dan apakah di setiap jurnal harus memilikinya.
Apa Itu DOI?

DOI adalah salah satu kode unik dan permanen yang sudah diberikan untuk dapat mengindentifikasi hasil dari dokumen digital, seperti artikel jurnal, laporan penelitian, atau buku.
DOI juga sudah berfungsi seperti alamat tetap yang akan selalu mengarah ke dalam dokumen tersebut, meskipun lokasinya di internet akan berubah.
Contoh format DOI:
SalinEdit: 10.1234/abcd.2025.001
Fungsi dan Manfaat DOI

1. Identifikasi Permanen
DOI juga dapat memastikan adanya bahwa dokumen ilmiah tetap bisa ditemukan dengan secara daring meskipun URL-nya berubah.
2. Kemudahan Sitasi
Artikel yang sudah memiliki adanya DOI lebih mudah disitasi karena format DOI sudah diakui dengan secara internasional oleh berbagai gaya pada penulisan ilmiah seperti APA, MLA, dan Chicago.
3. Peningkatan Visibilitas dan Aksesibilitas
Artikel dengan adanya DOI yang lebih mudah untuk ditemukan di mesin pencari akademik dan basis data seperti Scopus, Web of Science, dan Google Scholar.
4. Pengindeksan dan Pelacakan Sitasi
DOI juga akan memudahkan adanya pelacakan jumlah sitasi, yang penting dalam bentuk pengukuran dampak ilmiah.
Baca Juga: DOI Digunakan untuk Apa Saja
Apakah DOI Wajib?
Jawabannya adalah tergantung pada adanya konteks:
- Tidak Wajib Secara Hukum atau Global
Tidak ada regulasi internasional yang sudah mewajibkan di setiap publikasi jurnal sudah memiliki adanya DOI.
- Wajib dalam Konteks Tertentu
Beberapa indeks bereputasi seperti Scopus atau DOAJ sering kali juga sudah mensyaratkan bahwa jurnal yang ingin terindeks harus sudah memiliki adanya sistem pada pemberian DOI yang harus konsisten
- Rekomendasi Kuat untuk Profesionalisme
Meskipun tidak wajib, penggunaan DOI juga sangat disarankan bagi para jurnal yang ingin menunjukkan adanya profesionalisme, meningkatkan reputasi, dan memperluas jangkauan para pembaca dengan secara global.
Bagaimana Cara Mendapatkan DOI?
Jurnal juga dapat memperole dengan adanya DOI melalui kerja sama dengan lembaga pemberi DOI dengan secara resmi seperti:
- CrossRef
- DataCite
Pihak pengelola jurnal yang biasanya juga perlu untuk mendaftar sebagai anggota, membayar biaya tahunan, dan sudah mengikuti adanya pedoman teknis dari lembaga tersebut.

Akhir Kata
Mungkin itu saja yang bisa dapat kami sampaikan tentang mengenai Apa Itu Apakah DOI Wajib dalam Publikasi Jurnal. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua dan terimakasih.