Hallo Sobat authenticpublishing.id! Bagi Anda yang ingin mencari Memahami DOI dalam Penulisan Skripsi dan Tesis, Yuk Anda bisa simak pembahasannya sebagai berikut.
Salah satu elemen yang sangat penting dalam bentuk referensi yang sering digunakan adalah salah satu DOI atau Digital Object Identifier.
Artikel kali ini akan sedikit membahas tentang apa itu DOI, mengapa penting, dan untuk bagaimana cara menggunakannya dalam bentuk penulisan karya ilmiah seperti skripsi dan tesis.
Apa Itu DOI?

DOI adalah salah satu singkatan dari Digital Object Identifier, yaitu sebuah kode unik yang dapat diberikan untuk mengindentifikasi adanya dokumen elektronik dengan secara permanen.
DOI juga sudah digunakan terutama untuk artikel jurnal ilmiah, tetapi juga dapat digunakan untuk buku, bab buku, laporan penelitian, dan publikasi digital lainnya.
Contoh format DOI:
Salin Edit: 10.1016/j.scitotenv.2021.145993
Jika sudah ditulis dalam bentuk URL:
Salin Edit: https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2021.145993
Baca Juga: Pentingnya DOI dalam Penelitian
Mengapa DOI Penting dalam Skripsi dan Tesis?

1. Identifikasi Permanen
Tidak seperti URL biasa yang bisa berubah atau rusak (dead link), DOI bersifat permanen. Artinya, dokumen yang memiliki DOI dapat selalu diakses melalui sistem DOI.
2. Kemudahan Akses dan Verifikasi
Dengan menggunakan DOI, pembaca atau penguji dapat dengan mudah menemukan dan mengakses sumber referensi asli untuk memverifikasi informasi.
3. Standar Internasional
Banyak gaya penulisan ilmiah seperti APA, IEEE, dan Chicago Style secara eksplisit merekomendasikan atau mewajibkan mencantumkan DOI dalam daftar pustaka.
4. Meningkatkan Profesionalisme
Pencantuman DOI yang mencerminkan bahwa penulis juga dapat memahami dan mengikuti praktik akademik yang baik.
Cara Menemukan DOI
- Langsung dari Artikel: Sebagian besar artikel jurnal menampilkan DOI di bagian atas atau bawah halaman.
- Melalui Database Akademik: Saat mengakses artikel melalui database seperti Scopus, ScienceDirect, Springer, dan ProQuest, DOI biasanya tercantum bersama metadata artikel.
- Gunakan CrossRef: Situs seperti https://www.crossref.org dapat digunakan untuk mencari DOI berdasarkan judul artikel atau nama penulis.
Contoh Penulisan Referensi dengan DOI
Format APA 7th Edition:
Smith, J. A., & Brown, L. B. (2020). Climate change and its impact on agriculture. Journal of Environmental Studies, 45(2), 123–135. https://doi.org/10.1007/s12345-020-01234-z
Format IEEE:
J. A. Smith and L. B. Brown, “Climate change and its impact on agriculture,” Journal of Environmental Studies, vol. 45, no. 2, pp. 123–135, 2020, doi: 10.1007/s12345-020-01234-z.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Menyalin URL artikel dari browser alih-alih menggunakan DOI.
- Tidak mencantumkan DOI padahal tersedia.
- Menulis DOI tanpa format standar (misalnya tanpa awalan https://doi.org/ dalam gaya APA).
Akhir Kata
Mungkin itu saja yang bisa dapat kami sampaikan tentang mengenai Apa Itu Memahami DOI dalam Penulisan Skripsi dan Tesis.Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua dan terimakasih.