Hallo Sobat authenticpublishing.id! Bagi Anda yang ingin mencari DOI Digunakan untuk Apa Saja, Yuk Anda bisa simak pembahasannya sebagai berikut ini.
Digital Object Identifier (DOI) adalah salah satu sistem pada pengidentifikasi unik yang dapat dirancang untuk memberikan adanya referensi permanen terhadap objek digital.
Namun, selain dari sebagai penanda artikel ilmiah, yang sebenarnya adalah salah satu DOI juga sudah digunakan untuk apa saja?
Apa Itu DOI?

DOI atau Digital Object Identifier adalah salah satu serangkaian karakter unik yang dapat diberikan kepada dokumen digital, seperti artikel jurnal, makalah konferensi, atau adanya laporan penelitian.
DOI juga dapat berfungsi adanya identifikasi permanen yang dapat digunakan untuk dapat menemukan adanya Lokasi digital dari dokumen tersebut, bahkan jika alamat URL-nya dapat berubah.
Baca Juga: Kenapa Artikel Harus Punya DOI
1. Identifikasi Artikel Ilmiah
Penggunaan yang paling umum dari DOI adalah untuk dapat mengindentifikasi artikel dalam bentuk jurnal ilmiah.
Contoh penggunaan:
- Jurnal penelitian
- Prosiding konferensi
- Disertasi atau tesis elektronik
2. Pemetaan Metadata Digital
DOI juga bukan hanya sekadar dengan link; ia juga dapat mengandung adanya metadata penting tentang objek digital tersebut, seperti:
- Judul
- Penulis
- Tahun terbit
- Penerbit
- Abstrak
- Bahasa
Hal ini memudahkan integrasi dengan sistem pengelolaan referensi dan mesin pencari akademik.
3. Referensi Data dan Dataset Ilmiah
DOI juga sudah digunakan untuk dapat mengindentifikasi adanya database ilmiah yang sudah digunakan dalam bentuk penelitian. Ini dapat mendorong keterbukaan data dan memungkinkan adanya replikasi hasil dari penelitian.
- Database genom
- Hasil eksperimen kimia
- Data survei sosial
4. Objek Digital Lainnya
DOI yang kini semakin meluas adanya penggunaannya, termasuk untuk:
- Buku elektronik (e-book)
- Bab buku ilmiah
- Laporan penelitian lembaga
- Video edukatif atau ilmiah
- Kode sumber (dalam repositori akademik)
Dengan adanya DOI, objek-objek tersebut juga dapat diakses dan disitasi dengan cara yang sama yang seperti jurnal ilmiah.
5. Pelacakan dan Pengukuran Dampak
DOI juga dapat memudahkan adanya sistem pelacakan penggunaan, seperti jumlah kutipan atau tayangan, melalui layanan seperti Crossref, Altmetric, dan Dimensions. Ini dapat membantu penulis dan institusi untuk:
- Mengukur dampak penelitian
- Menyusun laporan kinerja penelitian
- Mengetahui distribusi dan jangkauan karya ilmiah
6. Validasi dan Keamanan Informasi Ilmiah
DOI juga dapat berperan sebagai alat validasi. Karena hanya diterbitkan oleh lembaga resmi dan sudah terdaftar (seperti Crossref, DataCite), keberadaan DOI juga sudah menandakan bahwa objek tersebut telah melalui dengan proses penerbitan yang sah dan bukan publikasi ilegal atau palsu.

Akhir Kata
Mungkin itu saja yang bisa dapat kami sampaikan tentang mengenai Apa Itu DOI Digunakan untuk Apa Saja. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua dan terimakasih.