Bagi kamu yang belum tahu struktur jurnal internasional, artikel ini akan membahas dengan lebih jelas.
Penasaran bagaimana sih pembahasannya? Yuk simak sampai akhir artikel ini jika ingin tahu jawabannya!
Sebelum kita masuk lebih dalam ke pembahasannya, sebaiknya kamu mengetahui pengertian dari jurnal internasional itu sendiri.
Pengertian Jurnal Internasional

Jurnal internasional adalah publikasi ilmiah yang memuat artikel-artikel penelitian yang telah disaring melalui proses peer-review dan diterbitkan oleh penerbit berbasis di luar negeri atau yang melibatkan penulis dan pembaca dari berbagai negara di seluruh dunia.
“Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal, Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!”
Struktur Jurnal Internasional

Struktur standar dalam jurnal internasional biasanya terdiri dari beberapa bagian utama, berikut pembahasannya:
1. Judul – Struktur Jurnal Internasional
Saat merancang judul jurnal ilmiah, penting untuk menekankan judul yang tidak hanya memudahkan pembaca untuk memahami esensi jurnal, tetapi juga mengkomunikasikan substansinya secara efektif.
Sebagai contoh, perhatikan judul ‘Laporan Eksperimen Fisika di Laboratorium’. Judul ini tidak efektif dalam menggambarkan konten jurnal serta tidak membangkitkan minat pembaca.
Pembaca sering kali enggan membaca jurnal dengan judul yang kurang informatif. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih judul yang jelas seperti ‘Dampak Gaya Sentrifugal pada Pola Angin’.
Judul di atas akan mempermudah pembaca untuk memahami konsep gaya sentrifugal dalam konteks jurnal.
2. Abstrak
Abstrak adalah ringkasan singkat dari isi jurnal yang bertujuan menyajikan gambaran keseluruhan tanpa perlu merujuk secara langsung ke jurnal.
Abstrak mencakup tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan jurnal dalam minimal 250 kata. Penting untuk menghindari penggunaan singkatan dan tanda kutip agar abstrak tetap mandiri tanpa referensi tambahan.
3. Pendahuluan
Pendahuluan berfungsi sebagai pengantar untuk kasus penelitian yang sedang dijelajahi, memberikan konteks yang diperlukan bagi pembaca untuk memahami tujuan penelitian dalam kerangka teoritis yang lebih besar.
Pendahuluan dalam sebuah penelitian melibatkan penyajian latar belakang masalah, tinjauan pustaka yang relevan, serta menjelaskan kontribusi penelitian baru terhadap pemahaman umum dalam bidang tersebut.
Nah, pendahuluan dalam penelitian harus mencakup latar belakang, tinjauan literatur, dan kontribusi penelitian, tetapi tidak terlalu luas agar pembaca tidak bingung.
Baca Juga: Website Pencari Jurnal Internasional
4. Bahan dan Metode – Struktur Jurnal Internasional
Ini adalah bagian yang nantinya akan menjelaskan proses eksperimen dengan rinci, termasuk desain, peralatan, metode pengumpulan data, deskripsi situs, dan jenis kontrol yang digunakan.
Di bagian ini, akan menjelaskan secara rinci proses eksperimen, termasuk desain, peralatan, metode pengumpulan data, deskripsi situs, dan jenis kontrol yang diterapkan.
5. Hasil
Berisi ringkasan data dan gambaran umum yang dapat disajikan dalam bentuk teks, tabel, atau gambar untuk memudahkan pemahaman.
Bagian ini hanya berisi hasil data tanpa ada interpretasi atau kesimpulan yang ditarik dari data tersebut.
Akan ada juga hasil data tanpa melakukan interpretasi atau menyimpulkan dari data tersebut.
6. Pembahasan
Pada bagian pembahasan, Anda bisa memperinci data, menganalisis pola yang teramati, serta mengidentifikasi hubungan antara variabel eksperimen dan korelasinya.
Setiap eksperimen harus bertujuan untuk menghasilkan temuan signifikan, bahkan hasil negatif pun memiliki nilai dalam mengarahkan penelitian lanjutan.
7. Kesimpulan
Di bagian kesimpulan, kamu akan merangkum inti dari seluruh percobaan yang telah dilakukan. Kesimpulan ini juga nantinya akan menjadi panduan saat kamu menyajikan informasi yang telah dipelajari.
8. Daftar Pustaka – Struktur Jurnal Internasional
Saat menyusun naskah, daftar pustaka yang mencantumkan semua sumber yang digunakan harus disertakan di halaman akhir.
Bagian referensi mencakup daftar sumber-sumber yang digunakan sebagai rujukan atau referensi dalam penulisan naskah.
Akhir Kata
Demikianlah pembahasan mengenai Struktur Jurnal Internasional, semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat bagi semuanya. Terimakasih!
FAQ
Jurnal internasional adalah publikasi yang dibuat dalam bentuk artikel dengan target audiens yang luas (internasional).
Keenam komponen tersebut adalah (i) judul, (ii) nama penulis atau penulis-penulis, (iii) abstrak dan kata kunci, (iv) isi artikel, dan (v) pustaka acuan.
Scopus adalah database jurnal ilmiah yang dikelola oleh perusahaan informasi ilmiah Elsevier. Launched pada tahun 2004, Scopus mengindeks lebih dari 24.000 jurnal ilmiah, konferensi, dan seri buku dari lebih dari 5.000 publisher di seluruh dunia.
