Hallo Sobat authenticpublishing.id! Bagi Anda yang ingin mencari Perbedaan DOI dan URL, Yuk Anda bisa simak pembahasannya sebagai berikut ini.
Dalam bentuk dunia akademik dan digital, sering kali kita untuk menemukan istilah dalam DOI dan URL saat untuk mengutip atau dapat mengakses sebuah sumber informasi.
Berikut ini adalah salah satu penjelasan mengenai tentang adanya perbedaan DOI dan URL dengan secara lengkap.
1. Pengertian DOI
DOI (Digital Object Identifier) adalah salah satu sebuah kode alfanumerik unik yang sudah digunakan untuk dapat mengindentifikasi adanya konten digital dengan secara permanen, seperti artikel jurnal, buku elektronik, atau laporan riset.
DOI sudah dikelola oleh lembaga yang sudah disebut dengan CrossRef atau lembaga penerbit lainnya dan bersifat persisten, artinya sudah tetap valid meskipun adanya lokasi fisik dokumen akan berubah.
Salin Edit: DOI: 10.1016/j. scitotenv.2020.138861
Untuk dapat mengakses adanya dokumen dari DOI, dapat digunakan dengan adanya tautan sebagai berikut:
Salin Edit: https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2020.138861

2. Pengertian URL
URL (Uniform Resource Locator) adalah salah satu alamat web yang sudah digunakan untuk dapat menentukan adanya lokasi suatu dokumen atau halaman di internet.
Baca Juga: Mengenal DOI Crossref Identitas Digital untuk Publikasi Ilmiah
Contoh: Salin Edit: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0048969720333646
URL ini sudah langsung dapat mengarah ke dalam halaman adanya web tempat dokumen tersebut berada.
3. Perbedaan Utama antara DOI dan URL
| Aspek | DOI | URL |
| Fungsi | Identifikasi permanen terhadap dokumen | Alamat lokasi dokumen di web |
| Ketahanan | Stabil dan tidak berubah | Rentan berubah atau rusak (dead link) |
| Format | Kode alfanumerik yang di-resolve via URL | Tautan langsung yang lengkap |
| Manajemen | Dikelola oleh lembaga seperti CrossRef | Ditentukan oleh pemilik situs web |
| Akses | Perlu diakses melalui resolver DOI | Dapat langsung diklik dan dibuka di browser |
| Keandalan untuk sitasi | Sangat disarankan dalam penulisan ilmiah | Kurang disarankan jika DOI tersedia |
4. Kapan Menggunakan DOI dan URL?
- Gunakan DOI: Ketika sudah tersedia, terutama untuk artikel ilmiah atau akademik, karena DOI dapat menjamin adanya keabadian tautan dan lebih diakui dalam bentuk sistem sitasi internasional seperti APA, MLA, dan Chicago.
- Gunakan URL: Jika DOI tidak tersedia, seperti pada blog, berita, atau situs web pada umum lainnya.
Akhir Kata
Mungkin itu saja yang bisa dapat kami sampaikan tentang mengenai Apa Itu Perbedaan DOI dan URL. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua dan terimakasih.