Dalam dunia publikasi ilmiah, dua istilah yang sering muncul adalah ISSN dan DOI. Keduanya penting untuk mengidentifikasi dan mengelola karya ilmiah, tapi fungsi dan penggunaannya berbeda. Artikel ini akan berikan perbedaan antara keduanya.
Apa itu ISSN?

ISSN (International Standard Serial Number) adalah kode unik berupa 8 digit yang digunakan untuk mengidentifikasi publikasi berkala, seperti jurnal, majalah, atau serial lainnya.
Kode ini diberikan oleh ISSN International Centre dan biasanya terdiri dari dua kelompok angka yang dipisahkan tanda hubung, misalnya 1234-5678.
ISSN membantu membedakan satu jurnal dari jurnal lain, bahkan jika judulnya mirip, dan berlaku untuk seluruh edisi jurnal, baik cetak maupun elektronik (e-ISSN).
Baca Juga : Cara Mengecek ISSN Jurnal Internasional
Apa itu DOI?

DOI, atau Digital Object Identifier, adalah kode unik yang digunakan untuk mengidentifikasi objek digital tertentu di dunia daring, seperti artikel jurnal, buku, atau dataset.
DOI biasanya terdiri dari prefiks “10.” diikuti oleh kombinasi angka dan huruf, misalnya 10.1000/xyz123.
Kode ini dikelola oleh International DOI Foundation (IDF) dan dirancang untuk memastikan bahwa konten digital tetap bisa ditemukan, bahkan jika alamat web-nya berubah.
Perbedaan Utama ISSN dan DOI

Berikut inilah Perbedaan Utama ISSN dan DOI dalam Dunia Publikasi Ilmiah, simak dibawah ini:
Cakupan Identifikasi
ISSN: Mengidentifikasi seluruh serial publikasi (misalnya, satu jurnal).
DOI: Mengidentifikasi konten spesifik (misalnya, satu artikel dalam jurnal).
Format dan Struktur
ISSN: 8 digit angka (contoh: 1234-5678).
DOI: Kombinasi angka dan huruf dengan prefiks “10.” (contoh: 10.1000/xyz123).
Tujuan Penggunaan
ISSN: Memudahkan katalogisasi dan pengelolaan jurnal di perpustakaan atau database.
DOI: Memastikan akses permanen ke konten digital dan melacak sitasi.
Lingkup Penerapan
ISSN: Berlaku untuk publikasi berkala, baik fisik maupun digital.
DOI: Khusus untuk objek digital, termasuk artikel, bab buku, atau dataset.
Contoh Praktis
ISSN: “Jurnal Biologi Indonesia” punya ISSN 1234-5678 untuk semua edisinya.
DOI: Artikel di dalamnya punya DOI 10.1234/jbi.2023.001 untuk edisi spesifik.
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk konsultasi gratis dan wujudkan publikasi impian Anda sekarang juga!
Kesimpulan
ISSN dan DOI sama-sama penting dalam publikasi ilmiah, tapi perannya berbeda. ISSN mengidentifikasi jurnal secara keseluruhan, sedangkan DOI fokus pada konten spesifik di dalamnya.
Kombinasi keduanya memudahkan peneliti mengakses, mengelola, dan mengutip karya ilmiah dengan akurat dan efisien.
FAQ
ISSN (International Standard Serial Number) adalah nomor unik yang digunakan untuk mengidentifikasi jurnal internasional. ISSN merupakan standar internasional yang diakui secara luas.
ISSN (International Standard of Serial Number) adalah kode 8 digit yang digunakan untuk mengidentifikasi terbitan berkala, baik dalam format cetak maupun elektronik.
DOI (Digital Object Identifier) adalah pengidentifikasi unik yang digunakan untuk mengidentifikasi artikel jurnal secara digital.
