Halo Sobat Authentic Publishing! Sudah selesai melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tapi bingung menerbitkannya di mana — dan bagaimana cara menulisnya? Artikel ini memuat daftar jurnal pengabdian masyarakat terindeks SINTA yang terverifikasi per Juli 2026, sekaligus membahas satu hal yang paling sering membuat naskah PkM ditolak: artikel pengabdian ditulis seperti artikel penelitian, padahal strukturnya berbeda total.

Kesalahan Terbesar: Menulis PkM seperti Artikel Penelitian

Ini penyebab penolakan paling umum, dan paling mudah dihindari. Banyak dosen menulis laporan pengabdian dengan kerangka IMRaD lengkap — hipotesis, uji statistik, pembahasan teoretis — lalu heran ketika ditolak. Padahal reviewer jurnal PkM mencari hal yang berbeda.

Perbedaan Struktur Artikel Penelitian vs Artikel Pengabdian
Artikel Penelitian Artikel Pengabdian (PkM)
Latar belakang teoretis & research gap Analisis situasi mitra — kondisi nyata di lapangan
Rumusan masalah & hipotesis Permasalahan prioritas mitra — disepakati bersama mitra
Metode penelitian & teknik sampling Solusi & metode pelaksanaan — tahapan kegiatan yang dilakukan
Hasil uji statistik Capaian & indikator keberhasilan — kondisi sebelum vs sesudah
Pembahasan teoretis Dampak bagi mitra — perubahan pengetahuan, keterampilan, atau ekonomi
Saran penelitian lanjutan Rencana keberlanjutan — bagaimana program berlanjut tanpa tim

Perhatikan pola judul artikel yang terbit di jurnal PkM bereputasi — hampir selalu menyebut bentuk kegiatan, sasaran, dan lokasi secara spesifik. Contohnya: pemetaan partisipatif jalur evakuasi banjir dan longsor di suatu desa, pelatihan kesehatan mental bagi santri di pesantren, atau pengelolaan sampah organik lewat budidaya maggot di sebuah desa. Bukan judul abstrak bergaya penelitian.

Daftar Jurnal Pengabdian Masyarakat Terindeks SINTA

Jurnal PkM Terindeks SINTA (verifikasi Juli 2026)
Nama Jurnal Institusi ISSN (P / E) Peringkat
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan 0852-2715 / 2502-7220 SINTA 3 (H5-index 45)
Publikasi Pendidikan PGSD Universitas Negeri Makassar 2088-2092 / 2548-6721 SINTA 3 (H5-index 23)
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FISIP Universitas Padjadjaran — / 2620-844X SINTA 3
JMM: Jurnal Masyarakat Mandiri Universitas Muhammadiyah Mataram 2598-8158 / 2614-5758 SINTA 3
Dedicated: Journal of Community Services Universitas Pendidikan Indonesia 2988-4179 / 2988-4187 SINTA 3 (baru)
Darma Abdi Karya Politeknik LP3I Bandung — / 2986-8696 SINTA 3 (baru)
Jurnal Peduli STAI Darussalam Lampung — / 2809-6258 SINTA 3 (baru)
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (IJCE) Direktorat PkM Universitas Gadjah Mada 2460-9447 / 2541-5883 Verifikasi ulang*
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian UIN Imam Bonjol Padang — / 2354-6735 SINTA 4
Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD UPI Kampus Serang Cek di OJS SINTA 5

*Catatan penting: untuk jurnal UGM ini kami menemukan data peringkat yang berbeda antar sumber — halaman indeks SINTA dan halaman detailnya menampilkan peringkat yang tidak sama. Ini justru menegaskan pesan utama kami: jangan pernah mengandalkan daftar mana pun tanpa membuka profil jurnal dan memeriksa status akreditasi pada terbitan terbarunya. Jurnal ini sendiri terbit empat kali setahun dan menerima naskah berbahasa Inggris.

Kenapa Sedikit Jurnal PkM yang Mencapai SINTA 1–2?

Ini realitas yang perlu Anda ketahui sejak awal agar tidak salah menetapkan target. Penilaian akreditasi ARJUNA memberi bobot besar pada dampak sitasi dan keterlibatan penulis internasional — dua hal yang secara alamiah lebih sulit dicapai artikel pengabdian, karena kontennya sangat lokal dan kontekstual.

Konsekuensi praktisnya:

Target realistis untuk publikasi PkM adalah SINTA 3–5, bukan SINTA 1–2. Ini bukan penurunan kualitas, melainkan karakteristik bidangnya.

Untuk angka kredit, cek dulu ketentuan institusi Anda. Sebagian institusi menilai luaran pengabdian dengan skema terpisah dari luaran penelitian.

Kalau Anda butuh publikasi berperingkat tinggi, pertimbangkan mengangkat aspek risetnya sebagai artikel penelitian terpisah — misalnya evaluasi efektivitas metode pelatihan yang Anda gunakan — dan kirim ke jurnal bidang ilmu terkait.

Elemen Wajib yang Sering Terlupakan

Ini yang membedakan artikel PkM yang diterima dari laporan kegiatan biasa:

Indikator capaian yang terukur. Jangan hanya menulis “peserta antusias”. Sajikan angka: peningkatan skor pre-test ke post-test, jumlah produk yang dihasilkan, peningkatan omzet mitra, atau jumlah kader terlatih.

Data mitra yang jelas. Siapa mitranya, berapa jumlah sasaran, di mana lokasinya, dan mengapa mitra tersebut dipilih.

Dokumentasi kegiatan. Foto pelaksanaan yang relevan dan berkualitas, bukan sekadar foto seremonial penyerahan bantuan. Beberapa jurnal juga meminta surat pernyataan mitra.

Metode pelaksanaan yang runtut. Uraikan tahapan: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi — beserta durasi tiap tahap.

Rencana keberlanjutan. Reviewer ingin tahu apa yang terjadi setelah tim pengabdian pergi. Ini pembeda utama antara program berdampak dan kegiatan sesaat.

Rujukan ilmiah yang memadai. Artikel PkM tetap artikel ilmiah — dasar teori intervensi yang Anda pilih harus dirujuk, bukan sekadar diklaim.

Punya Laporan PkM tapi Belum Jadi Artikel?

Mengubah laporan kegiatan menjadi artikel ilmiah yang layak terbit butuh restrukturisasi menyeluruh — bukan sekadar memangkas halaman. Authentic Publishing membantu mengonversi laporan pengabdian Anda menjadi naskah yang sesuai standar jurnal terindeks SINTA.

✔ Restrukturisasi laporan menjadi format artikel PkM yang benar

✔ Rekomendasi jurnal sesuai bidang, peringkat, dan tenggat Anda

✔ Konsultasi awal gratis — tanpa kewajiban lanjut

Konsultasi Gratis: Ubah Laporan Jadi Artikel

Lima Penyebab Naskah PkM Ditolak

  1. Ditulis sebagai laporan kegiatan, bukan artikel ilmiah. Ciri khasnya: berisi kronologi acara, daftar panitia, dan susunan jadwal — tanpa analisis dampak.
  2. Tidak ada indikator keberhasilan. Kegiatan dinyatakan berhasil tanpa bukti terukur apa pun.
  3. Permasalahan mitra tidak jelas. Solusi disodorkan tanpa menjelaskan lebih dulu masalah apa yang sebenarnya dihadapi mitra.
  4. Tidak ada unsur kebaruan pendekatan. Pelatihan generik yang bisa dilakukan siapa saja di mana saja, tanpa penyesuaian konteks lokal.
  5. Scope tidak cocok. Naskah bidang kesehatan dikirim ke jurnal PkM bidang pendidikan, atau sebaliknya. Baca focus & scope sampai selesai sebelum submit.

Publikasi PkM dan Kewajiban Tridharma

Berbeda dari publikasi penelitian yang sering bersifat sekali waktu, publikasi pengabdian adalah kebutuhan berulang — melekat pada kewajiban tridharma perguruan tinggi yang harus dipenuhi setiap periode. Karena itu membangun kebiasaan mendokumentasikan kegiatan dengan baik sejak awal akan sangat menghemat tenaga Anda.

Catat data sejak hari pertama. Kondisi awal mitra, jumlah peserta, hasil pre-test — data ini mustahil direkonstruksi setelah kegiatan selesai.

Ambil dokumentasi yang bercerita, bukan hanya foto seremonial. Foto proses pelatihan, produk yang dihasilkan, dan kondisi sebelum-sesudah jauh lebih berguna.

Selaraskan dengan laporan hibah. Jika kegiatan Anda didanai hibah, publikasi biasanya menjadi salah satu luaran wajib — susun artikelnya bersamaan dengan laporan akhir, bukan setelahnya.

Cara Verifikasi Jurnal PkM Sendiri

  1. Buka sinta.kemdiktisaintek.go.id, masuk ke menu Journals.
  2. Ketik kata kunci “pengabdian” atau “community” — perhatikan bahwa banyak jurnal PkM memakai nama serupa dengan institusi berbeda.
  3. Cocokkan lewat ISSN dan institusi penerbit, bukan lewat nama jurnal.
  4. Periksa status akreditasi pada terbitan terbaru di halaman profil jurnal. Seperti kasus jurnal UGM di atas, sumber berbeda bisa menampilkan peringkat berbeda.
  5. Buka situs OJS jurnal untuk membaca focus & scope, template artikel PkM, jadwal terbit, dan kebijakan biaya publikasi.

Kesimpulan

Jurnal pengabdian masyarakat terindeks SINTA cukup banyak tersedia, dengan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan sebagai yang paling kuat dari sisi dampak sitasi, disusul Publikasi Pendidikan UNM dan Kumawula Universitas Padjadjaran. Tetapkan target di rentang SINTA 3–5, karena itulah sebaran realistis untuk bidang ini.

Kunci diterimanya naskah Anda bukan pada kerumitan analisis, melainkan pada tiga hal: struktur artikel PkM yang benar, indikator capaian yang terukur, dan rencana keberlanjutan yang jelas. Laporan kegiatan yang bagus belum tentu artikel ilmiah yang layak terbit — keduanya butuh kerangka berpikir yang berbeda.

Kalau Anda punya laporan pengabdian yang belum sempat dikonversi menjadi artikel, tim Authentic Publishing siap membantu merestrukturisasinya sampai siap submit. Semoga bermanfaat, Sobat!

FAQ Jurnal Pengabdian Masyarakat Terindeks SINTA

Apakah artikel pengabdian masyarakat diakui untuk angka kredit?

Ya, publikasi pengabdian merupakan salah satu luaran tridharma yang diakui. Namun bobot dan skema penilaiannya sering berbeda dari publikasi penelitian, jadi pastikan Anda mengecek ketentuan yang berlaku di institusi Anda.

Adakah jurnal PkM terindeks SINTA 1 atau 2?

Sangat sedikit. Mayoritas jurnal pengabdian berada di peringkat SINTA 3 sampai 6, karena kriteria akreditasi memberi bobot besar pada dampak sitasi dan keterlibatan internasional yang secara alamiah lebih sulit dicapai artikel berkonteks lokal.

Bisakah hasil KKN mahasiswa diterbitkan di jurnal SINTA?

Bisa, terutama jika ditulis bersama dosen pembimbing lapangan. Syaratnya sama: ada permasalahan mitra yang jelas, metode pelaksanaan yang runtut, dan indikator capaian yang terukur — bukan sekadar laporan rangkaian kegiatan.

Berapa biaya publikasi di jurnal PkM SINTA?

Bervariasi antar jurnal — sebagian jurnal LPPM kampus negeri tidak memungut biaya, sebagian lain menerapkan APC. Selalu periksa halaman Author Fees atau Article Processing Cost di OJS jurnal tujuan, dan pastikan pembayaran ke rekening resmi institusi.

Apakah artikel PkM perlu uji statistik?

Tidak wajib, tetapi data kuantitatif sederhana sangat membantu — misalnya perbandingan skor pre-test dan post-test peserta. Yang dicari reviewer adalah bukti perubahan yang terukur pada mitra, bukan kompleksitas analisisnya.

0 CommentsClose Comments

Leave a comment

Intention © Copyright 2026. All Rights Reserved.