Halo sobat Authentic Publishing! Pada pertemuan kali ini kami akan memberikan informasi lengkap seputar cara resume jurnal internasional.
Jurnal ilmiah adalah sumber referensi yang terpercaya dan sering dimanfaatkan oleh peneliti, dosen, serta mahasiswa di Indonesia.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika dalam perkuliahan, mahasiswa sering diberikan tugas untuk meresume jurnal sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah yang mereka buat.
Artikel ini akan membahas pengertian, format, dan cara meresume jurnal internasional yang dapat kamu amati.
Format resume jurnal internasional biasanya mengikuti struktur dan cara penyampaian tertentu.
Saat membuat resume, penting untuk memperhatikan setiap bagian dalam jurnal agar disampaikan secara berurutan, sehingga pembahasan yang disajikan menjadi lebih efektif dan mudah dipahami.
Apa Itu Resume?

Apa Itu Resume?
Sebelum masuk ke pembahasan utama tentang cara resume jurnal internasional, penting untuk mengetahui lebih dulu apa yang dimaksud dengan resume:
Resume, atau rangkuman, adalah deskripsi singkat yang mencakup gagasan utama, memungkinkan kamu memahami isi sebuah bacaan tanpa perlu membaca semuanya.
Penerapan resume bisa kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti pada resume buku, resume pekerjaan, dan resume jurnal.
Cara Resume Jurnal Internasional

Cara Resume Jurnal Internasional
Membuat resume jurnal internasional sebenarnya cukup mudah. Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk membantumu:
1. Membaca Jurnal
Langkah pertama adalah membaca jurnal secara menyeluruh. Bacalah dari awal hingga akhir beberapa kali untuk memahami isi yang disampaikan penulis.
Jika kamu menemui kata-kata yang asing atau sulit dipahami, siapkan alat bantu, seperti kamus, agar pemahamanmu lebih baik.
2. Menemukan Gagasan Utama
Setelah memahami isi jurnal, cari gagasan utama. Cara termudah untuk menemukan gagasan utama adalah dengan mencari kalimat penting dalam teks.
Kalimat-kalimat tersebut biasanya mencakup beberapa gagasan kunci. Tulis ulang kalimat penting itu untuk memudahkan pemahaman.
3. Menulis Resume Jurnal
Setelah menemukan gagasan utama, mulailah menulis resume jurnal. Pastikan kalimat yang kamu gunakan sesuai dengan naskah aslinya.
Ingatlah untuk tidak menambahkan pendapat pribadi, karena hal ini dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara resume dan naskah.
Tulislah gagasan pokok dengan bahasa yang mudah dipahami agar orang lain dapat mengerti isi jurnal tersebut.
4. Membaca Ulang Resume Jurnal
Setelah selesai menulis resume, periksa kembali dengan membaca ulang untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan penulisan.
Perhatikan faktor-faktor seperti ejaan, tanda baca, serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pastikan isi resume sesuai dengan naskah asli.
Baca Juga: Scopus Jurnal Internasional
Format Resume Jurnal Ilmiah Penelitian Kuantitatif

Format Resume Jurnal Ilmiah Penelitian Kuantitatif
Setelah mengetahui cara resume jurnal internasional, kurang lengkap rasanya jika tidak membahas frormat penulisannya, khusunya fromat resume jurnal ilmiah penelitian kuantitatif.
Berikut adalah format resume jurnal ilmiah untuk penelitian kuantitatif beserta contohnya:
Judul: Pengendalian dan Pengelolaan Arsip Kecamatan Jawa Timur
Volume: Vol. 4 No. 6
Tahun: 2019
Penulis: Bambang, Sutedy
Latar Belakang
Jurnal ini berfokus pada pengendalian dan pengelolaan arsip di kantor kecamatan di Jawa Timur yang berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Timur No. 453 Tahun 2005. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana pengelolaan arsip dilakukan di kecamatan tersebut pada tahun 2019.
Tujuan Penulisan Jurnal
Jurnal ini bertujuan untuk:
- Menyediakan informasi tentang proses pengendalian dan pengarsipan di kantor Kecamatan Jawa Timur.
- Menyajikan informasi terkait pengendalian administrasi di kantor Kecamatan Jawa Timur.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data yang disajikan dalam bentuk angka, gambar, dan teks. Jika ada data digital, penjelasan diberikan secara deskriptif oleh penulis.
Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian dan pengelolaan arsip di Jawa Timur belum optimal. Masalah utama terletak pada karyawan yang menjalankan tugas ganda, sehingga proses pengarsipan kurang efisien. Arsip yang disimpan secara acak juga menyulitkan proses pencarian dan membutuhkan waktu lebih lama.
Kesimpulan
Kesimpulannya, pengelolaan arsip memerlukan peningkatan dalam berbagai aspek, seperti penugasan yang lebih spesifik bagi karyawan sesuai dengan deskripsi pekerjaan, serta penataan arsip yang lebih rapi dan sistematis.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan penelitian ini terletak pada penggunaan teori yang sudah mencukupi, sedangkan kekurangannya ada pada analisis yang kurang mendalam.
Akhir Kata
Itulah pembahasan dari kami tentang cara resume jurnal internasional, besar harapan informasi pada artikel ini dapat membantu rekan-rekan semuanya.