Halo sobat Authentic Publishing! Pada pertemuan kali ini kami akan memberikan informasi lengkap seputar ciri ciri jurnal terindeks Sinta.

Apa Itu Sinta?

Apa Itu Sinta?

Sebelum membahas ciri ciri jurnal terindeks Sinta, alangkah lebih baiknya jika kamu ketahui dan pahami terlebih dahulu apa itu Sinta:

Terdapat juga jurnal nasional yang cakupannya terbatas hanya pada satu negara.

Ini berbeda dengan jurnal internasional yang kriterianya ditetapkan oleh berbagai pihak, termasuk organisasi internasional seperti PBB.

Kriteria untuk jurnal nasional ditentukan oleh lembaga negara yang berwenang, salah satunya adalah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Aturan ini mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan di tingkat internasional, sehingga ciri karya ilmiah yang dihasilkan tidak mudah untuk dibantah.

Saat ini, akreditasi jurnal nasional ditentukan oleh Sinta, yang memiliki kategori mulai dari Sinta 1 hingga Sinta 6.

Semakin tinggi peringkat Sinta, semakin ketat pula standar dan kriteria yang harus dipenuhi, sehingga proses penulisan jurnal di tingkat yang lebih tinggi menjadi semakin menantang.

Ciri Ciri Jurnal Terindeks Sinta

Ciri Ciri Jurnal Terindeks Sinta

Ciri Ciri Jurnal Terindeks Sinta

Mengetahui ciri-ciri jurnal terindeks Sinta cukup penting, terutama bagi mahasiswa dan dosen yang aktif menggunakan jurnal-jurnal di database tersebut.

Adapun beberapa ciri-ciri jurnal terindeks Sinta, sebagai berikut:

1. Memenuhi Kaidah Keilmuan

Jurnal Sinta maupun Scopus harus memiliki kebermanfaatan dalam bidang ilmu pengetahuan.

Tanpa kaidah keilmuan yang jelas, karya tersebut lebih mirip karya fiksi yang hanya bertujuan menghibur.

Salah satu ciri penting jurnal adalah kemampuannya untuk menambah khasanah keilmuan bagi pembaca.

2. Memiliki ISSN

Jurnal SINTA wajib memiliki ISSN (International Standard Serial Number).

Meskipun tidak terdaftar di Scopus, jurnal ini tetap memerlukan nomor seri sebagai identifikasi bahwa jurnal tersebut terbit secara berkala.

ISSN, yang terdiri dari delapan digit, sangat berguna dalam proses administrasi, terutama untuk pemesanan jurnal.

3. Memiliki Terbitan Versi Online

Walaupun cakupan Jurnal Sinta tidak seluas Jurnal Scopus, jurnal ini tetap harus memiliki terbitan online.

Ini memungkinkan pembaca untuk mengunduh artikel dalam format PDF. Jika jurnal memiliki versi cetak dan elektronik, maka akan memiliki dua nomor ISSN.

4. Dikelola Secara Profesional

Jurnal yang sudah berskala nasional harus dikelola dengan profesional. Ini berarti jurnal harus terbit secara berkala dan tepat waktu.

Jika dijadwalkan terbit dua kali setahun, maka harus ada kepastian terbit pada waktu yang sama setiap tahun.

Selain itu, petunjuk penulisan jurnal harus jelas agar penulis baru tidak kebingungan.

5. Bertujuan Menampung Hasil Penelitian dalam Disiplin Ilmu Tertentu

Jurnal ilmiah ditulis dengan asas kebermanfaatan dalam bidang keilmuan.

Jurnal Sinta harus mampu menampung berbagai metode penelitian yang relevan dengan disiplin ilmu tertentu, sehingga hasil penelitian dapat bermanfaat bagi pembaca dalam menambah wawasan.

6. Ditujukan bagi Masyarakat Ilmiah

Jurnal harus menyajikan artikel ilmiah yang ditujukan kepada masyarakat ilmiah, yaitu cendekiawan, mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum yang membutuhkan informasi valid dalam bidang keilmuan.

7. Diterbitkan oleh Lembaga yang Cakap

Jurnal Sinta harus diterbitkan oleh penerbit, badan ilmiah, organisasi profesi, atau perguruan tinggi dengan unit-unitnya.

Oleh karena itu, tidak sembarangan penerbit bisa menerbitkan jurnal berstandar nasional dengan ISSN.

8. Memuat Karya Ilmiah dari Penulis yang Berasal dari Minimal Dua Institusi yang Berbeda

Jurnal Sinta harus memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal dua institusi berbeda. Meskipun cakupannya satu negara, kolaborasi antar institusi tetap diperlukan.

9. Memiliki Dewan Direksi/Editor

Dewan direksi atau editor jurnal Sinta harus terdiri dari para ahli di bidangnya dan berasal dari minimal dua institusi yang berbeda.

Ini memastikan keberagaman dan kualitas dalam penilaian naskah.

10. Terindeks DOAJ

Jurnal yang terindeks di Directory of Open Access Journals (DOAJ) merupakan jurnal akses terbuka yang memenuhi standar kualitas tinggi.

Jurnal ini juga tidak membebankan biaya kepada pembaca saat mengaksesnya.

Baca Juga: Jasa Publikasi Jurnal Sinta Murah

Bagaimana Jurnal Bisa Terindeks di Sinta?

Bagaimana Jurnal Bisa Terindeks di Sinta?

Setelah jurnal diterbitkan di Jurnal Sinta, langkah selanjutnya adalah mengupayakan agar jurnal tersebut dapat terindeks di Sinta.

Proses ini tidak instan, karena sistem SINTA dirancang untuk menilai kinerja jurnal dengan cermat.

Baik dosen maupun mahasiswa perlu berusaha keras agar jurnal yang telah diterbitkan dapat masuk ke kategori Sinta 2, dan lebih baik lagi jika bisa mencapai Sinta 1.

Berikut adalah enam tahapan yang harus kamu lalui untuk memastikan jurnal dapat terindeks di Sinta:

  • Sebelum menerbitkan jurnal di Sinta, penting untuk mendaftar agar jurnal dinilai akreditasinya oleh ARJUNA. Pendaftaran ini dapat dilakukan secara online melalui situs ARJUNA.
  • Proses penilaian akreditasi dilakukan oleh Cabang Sarana Jurnal Ilmiah, Administrasi Kekayaan Intelektual Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Dalam proses ini, asesor akreditasi akan ditunjuk untuk menilai jurnal yang terdaftar, memastikan bahwa jurnal memenuhi kriteria yang diperlukan.
  • Setelah jurnal masuk dalam kategori Sinta 1 hingga Sinta 6, jurnal tersebut akan diperingkat lagi dengan mempertimbangkan indeks di Scopus dan Google Scholar. Peringkat ini akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kualitas jurnal.
  • Proses akreditasi atau penilaian jurnal Sinta dilakukan berdasarkan jadwal yang telah ditentukan oleh Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual. Pastikan untuk memperhatikan jadwal ini agar tidak melewatkan kesempatan penilaian.
  • Setelah mendaftar ke ARJUNA, jika jurnal belum terindeks di Sinta, kamu diharapkan untuk bersabar dan menunggu periode akreditasi dan evaluasi berikutnya. Proses ini mungkin memakan waktu, tetapi penting untuk tetap tenang dan tetap berkomitmen.
  • Selama proses menunggu, fokuslah pada peningkatan kualitas jurnal. Pastikan artikel yang diterbitkan memenuhi kaidah ilmiah, memiliki kontribusi yang jelas terhadap bidang keilmuan, dan dikelola secara profesional. Ini akan membantu dalam proses penilaian di masa mendatang.

Akhir Kata

Itulah pembahasan dari kami tentang ciri ciri jurnal terindeks Sinta, besar harapan informasi pada artikel ini dapat membantu rekan-rekan semuanya.

0 CommentsClose Comments

Leave a comment

Intention © Copyright 2026. All Rights Reserved.